17973903.jpg
Line separator
ORGANISASI
IA-ITB
Line separator

Organisasi yang tersusun dengan rapi, satu hati digerakan pengurus di pusat, daerah, dan masing-masing prodi untuk mencapai tujuan bersama demi kemajuan bangsa.

SEJARAH
IA-ITB.

Para alumni Institut Teknologi Bandung menyadari sepenuhnya, dan dengan tangan terbuka, tanggung jawab kemanusiaan yang dipikulkan pada pundaknya. Suatu perguruan tinggi, berikut para alumninya, wajar menjadi pelopor dari kemajuan kebudayaan manusia dan kemajuan masyarakat agar menikmati kehidupan adil, makmur, dan sejahtera, secara layak melalui usaha mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni beserta kemanfaatannya.

 

Atas kesadaran seperti itu, dalam pertemuan alumni ITB yang pertama di Bandung, pada 1-3 Maret 1969, disepakati pembentukan organisasi yang menghimpun para alumni Institut Teknologi Bandung. Maksud dan tujuan pembentukan organisasi ini, antara lain, membantu usaha-usaha tercapainya tujuan almamater sebagai pelopor dari kemajuan masyarakat dan kebudayaan manusia serta membentuk sarjana yang bertanggung jawab akan kesejahteraan masyarakat. Dan juga membawa misi ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dalam kehidupan masyarakat Indonesia guna membangun masyarakat Indonesia yang modern, demokratis, adil dan sejahtera. Selain itu, Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) bertujuan memperat hubungan alumni dengan almamaternya dan antar alumni demi membantu kepentingan anggotanya sesuai bidang profesi masing-masing.

 

Kongres pertama IA ITB diadakan pada tanggal 26 Maret 1976 dan kongres itu memilih Ir Kuntoadji sebagai ketua umumnya. Suksesi kepemimpinan IA ITB berlangsung secara berkala sejak 1976. Sampai hari ini telah berlangsung 7 Kongres dalam rangka memilih kepengurusan baru. Kongres yang berlangsung pada tanggal 3 Desember 2011 di Bandung adalah kongres yang kedelapan.

 

Berikut ini nama-nama yang pernah menjadi ketua umum IA ITB:

Periode 1976 – 1981: Ir. Kuntoadji

Periode 1981 – 1986: Prof. Dr. Doddy A. Tisna Amidjaya ( Alm)

Periode 1987 – 1992: Ir. Sanyoto Sastrowardoyo M.Sc. EE.

Periode 1992 – 1997: Ir. Giri S. Hadihardjono, MS. ME.

Periode 1997 – 2002: Ir. Cacuk Sudarijanto

Periode 2002 – 2007: Ir. Laksamana Sukardi

Periode 2007 – 2011: Ir. Hatta Radjasa

Periode 2011 – 2016: Ir. Sumaryanto Widayatin (Digantikan oleh Syawaluddin Lubis)

Periode 2016 - 2020: Dr. Ir. Ridwan Djamaluddin, M.Sc

PENGURUS

PUSAT.

Gembong Primadjaya -MS86

Ketua Umum

Ratu Tisha - MA04

Wakil Ketua Umum I

Denda Alamsyah - GD91

Wakil Ketua Umum II

Muhammad Yusrizki - TI91

Wakil Ketua Umum III

Arya Sinulingga - SI89

Sekretaris Jendral

Batara Purba - SI86

Bendahara Umum

Rudolf X. Damanik - MS83

Kepala Kantor Staf Ketua Umum

Adrian Tisna

Koordinator Staf Khusus Ketua Umum

Zaumi Sirad - FA95

Kepala Bidang Humas & Publikasi

Hariyono - IF85

Menko Hukum & Diaspora

Rudy Andriyana - MS94

Menko Pembangunan Manusia

Ivan Roy S. - FT91

Menko Pemuda & Olahraga

Isti Dhaniswari - DS88

Menko Kreativitas & Kebudayaan

Enda Nasution - SI94

Menko Teknologi Komunikasi & Informatika

Dedie A. Rachim - DS87

Menko Kesejahteraan Sosial & Kerakyatan

Syarifah Amelia - FI07

Menko Lingkungan & Pertanian

Honesti Basyir - TI87

Menko Kesehatan Masyarakat

I Gusti Putu Kompiang Asmara Putra - IF94

Menko Ekonomi & Pembangunan

M Azhar - GL93

Menko Kerjasama & Kewirausahaan

Agustin Perangin-angin - SI94

Menko Pariwisata & Hiburan

Arfi Rafnialdi - SI96

Menko Hubungan Antar Lembaga

Bani Hastoro - EL86

Menko Infrastruktur,Teknologi Keuangan & Hilirisasi

Sahat Sihombing - PL85

Menko Industri Teknologi dan Transportasi

Paulus W. Broto - TA86

Menko Kelautan, Pertambangan & Industri Strategis

 

PENGURUS

DAERAH.

Selain kepengurusan pusat, terdapat juga kepengurusan daerah (Pengda) berdasarkan provinsi dan negara yang dipilih secara mandiri oleh anggota di daerah atau negara tersebut. Pengurus daerah berkoordinasi dengan pengurus pusat dalam melaksanakan program-programnya. Setidaknya terdapat 32 Pengda IA ITB yang tercatat sampai tahun 2020.

ALUMNI

PRODI.

Selain alumni berdasarkan daerah, juga terdapat pengorganisiran alumni berdasarkan prodi semasa kuliah. Tercatat ada 35 Prodi yang telah sukses mengorganisir alumninya masing-masing.

 
 
 

Komisariat adalah kelompok alumni informal berdasarkan angkatan, perusahaan tempat bekerja, minat dan hobi atau geografi. Terdapat 28 komisariat yang berkoordinasi dengan pengurus pusat.

KOMISARIAT.